Sabtu, 15 Juli 2017

Memanjakan perut dan mata




Dengan harga set menu $2.000 per orang, Sublimotion (Platfa d en Bossa, Hard Rock Hotel Ibiza, Span yol; 34-618/891- 358; subIimot,onibiza.com tak ayal menyabet status restoran termahal sejagat. Tapi banderol fantastis tersebut sepertinya sepadan dengan tawarannya. Dilandasi filosofi bahwa makan  bukan cumna soal urusan perut, tapi juga asupan bagi mata dan jiwa, Sublimotion mengawinkan seni kuliner dengan teknologi visual mutakhir. Sembari menyantap hidangan, tamu bakal dihibur oleh presentasi video-mapping dan efek-efek khusus yang menghibur. Untuk sesi dessert misalnya, meja bakal mengeluarkan efek asap. Sedangkan untuk menu vegetarian, muncul alas rumput. Restoran yang berkapasitas cuma 12 orang itu dicetuskan oleh Paco Roncero, koki dengan rekain jjak yang panjang dan impresif. Saat bekerja di La Terraza del Casino, pria Spanyol mi sukses mendatangkan dua bintang Michelin. Pada 2005, dia menerima penghargaan restisius Chef l2Tvenir dan Spanish Royal Academy of Gastronomy. Membuat restoran yang bermain—main dengan teknologi seperti Sublimotion bukan hal baru baginya. Dua tahun silam, Roncero meluncurkan Paco Roncero
Taller, sebuah “laboratorium kuliner” di Casino de Madrid. Ruang eksperirnental mi mengeksplorasi teknologi cahaya, aroma, dan suara untuk menciptakan suasana makan atraktif yang melibatkan banyak indra sekaligus—suguhan rumit dan canggih yang dijulukinya “atelier ofemotions.”_HI ©

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selebrasi Bali United yang penuh arti

Momen tersebut terjadi dalam pertandingan Liga 1 antara Bali United dan Perseru Serui di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Minggu (4/6/2...